Tampilannya beda dari yang lain. Disusun dengan konsep deretan, yang berbeda ketinggian. Selain memberikan kesan alami, juga atraktif.
Pagar merupakan bagian terluar dari rumah. Posisinya yang mengelilingi rumah, sangat mempengaruhi tampilan fasad. Mencoba sesuatu yang baru, akan membuat tampilan pagar dan fasad pun tidak lagi monoton.
Pagar terdiri dari enam dinding, yang memiliki ukuran tinggi berbeda. Keenam dinding menggunakan material pelapis batu alam, dengan ukuran berbeda. Penutup dinding samping berupa batu alam abstrak, berukuran 5cmx10cm. Bagian atas menggunakan batu berbentuk bujur sangkar, berukuran 10cmx10cm. Meski memiliki ukuran tinggi dan lebar berbeda, namun ketebalannya sama, yaitu 20cm. Setiap bagian dinding pagar, terpisahkan oleh celah berjarak 20cm. Celah ini dibuat dengan maksud memberi kesan transparan. Selain itu, juga untuk memperkecil biaya pembuatan.
Pemasangan lapisan batu alam dibuat seperti susunan batu pecah. Pola pemasangan yang sedikit tidak beraturan, menguatkan kesan alami yang muncul. Keindahan pagar batu alam semakin lengkap dengan adanya beberapa tanaman perdu. Memperindah pagar ini mudah, karena tampilan batu alam, mudah dipadukan dengan berbagai jenis tanaman. Untuk penerangan taman di malam hari, pada setiap celah pagar, dipasang lampu sorot. Lampu sengaja diletakkan sedikit ke bagian dalam rumah. Sehingga cahayanya mengarah ke tampilan bagian depan rumah.
Penulis: Jones/Anissa
Foto: Richard
Lokasi: Rumah Joko Setyono, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang.
Foto: Richard
Lokasi: Rumah Joko Setyono, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang.


0 komentar:
Posting Komentar